Selasa, 28 September 2010

- dari sepucuk mimpi bahagia -


serabut-serabut akar rasa mencengkram merangkul sesosok raga
seperti fajar pagi hari ini yang seakan ingin selalu menawarkan bermacam pesonanya.
siapa aku sekarang ???
berdiam di pojok sebuah kota,yang ntah siapa yang merobek-robek tata keistimewaannya..
menitik balik mencari ketenangan
memecah sepi bersandar pada kesabaran

wahai jiwa.....
kuharap kau tegar,aku akan selalu belajar merapihkan apa yang menurutmu benar

tidurlah....
karena sang maha tak tidur selalu menjaga keinginanmu.


tapi ingat,kau harus bangun untuk berlari meregangkan otot-otot
kehidupan ini dengan keikhlasan penuh kesabaran.

" karena esok semua mimpi akan kau nikmati..."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar